hmmm
jika dipikir secara realita sulit untuk bisa dimaafkan, sulit untuk bisa menganggap itu bukan selingkuh..lalu ? kenapa mereka bilang dan berkeras itu bukan selingkuh?
mungkin jika tidak memiliki pasangan atau masa lalu begitu ya sudahlah, itu masa lalu tapi jika masa lalu itu dilakukan ketika sedang berkomitmen dengan orang lain apa itu bukan selingkuh?
terkadang cinta dan sayang bisa bikin buta akan realita, susah untuk ditangkap dengan logika untuk bisa memaafkan.. tapi itu teori yang tidak memakai perasaan. Mungkin dibilang bego, mungkin dibilang sabar banget atau baik banget, tapi semua nya sesuatu yg dibutain faktor x bernama "cinta"
ya, lalu? berdoa? mungkin jalan terbaik. Lalu? ya entah harus apa..disatu sisi sabar mungkin habis namun disisi lain, apakah memang perempuan itu memiliki hati yg sangat besar untuk bisa memaafkan, atau makhluk bodoh yg dibutakan cinta?
sekarang? berteman? mungkin, tapi apakah bisa tanpa memakai perasaan itu lagi? setelah bersama sekian lama. Janji berubah? ragu dan tak percaya..untuk melakukan 1 permintaan saja tak bisa padahal katanya lebih memilihnya.. ya mungkin bodoh jika terus berharap dan memaafkan, setelah sebelumnya melakukan kesalahan dan terulang lebih buruk dari sebelumnya..lalu? mungkin jika dimaafkan lagi akan lebih buruk lagi?
ya cinta memang menyebalkan, andai dunia ini tidak ada hawa nafsu dan hasrat memiliki pasangan..semua manusia sekedar bersosialisasi dan berteman..dan manusia terlahir tanpa memerlukan cinta, atau hawa nafsu..
semua mungkin lebih indah, lebih bahagia, tidak perlu ada sakit hati, yang bunuh diri, atau yang menagis lagi
No comments:
Post a Comment